10 Langkah untuk Move On Dari Suatu Hubungan

10 Langkah untuk Move On Dari Suatu Hubungan –  Kalau boleh jujur, proses move on itu gak gampang, mungkin kita pernah berpikir cara untuk move on itu adalah dengan ngelupain masa lalu dan jangan liat kebelakang lagi. Atau pindah ke tempat lain, lupain semua, dan terus tatap masa depan. Atau sibukin diri dengan hal hal lain.

10 Langkah untuk Move On Dari Suatu Hubungan

Move On Itu Gak Gampang

10 Langkah untuk Move On Dari Suatu Hubungan

Hmmm gak semudah ngomong. Gak perduli bagaimanapun Anda coba buat singkirin kenangan masa lalu, itu akan terus gantung disana, semuanya nyata terjadi. Semua hal yang terjadi akan mempengaruhi pemikiran Anda, seperti cara Anda mengambil keputusan dan tindakan. Anda gak sadar itu semua dan akhirnya sampai pada satu titik dimana akhirnya ternyata ada hal atau langkah yang bisa membantu kita move on

Beban masa lalu itu harus secara sadar Anda lepasin, sampai benar benar bisa move on. Semua itu membutuh kemampuan untuk berpikir secara sadar dan pola pandang yang obyektif, bukan subyektif, ini bukan hal mudah karena hal seperti ini berkaitan erat dengan kesedihan dan harga diri yang terluka.

Seringkali, kita berpikir bahwa Anda dah move on. Hal begini terjadi pada banyak orang. Untuk waktu  yang lama, kita berpikir bahwa Anda dah move on, ternyata alam bawah sadar Anda belum bener bener move on. Memikirkan bahwa kita bener sudah move on dengan benar benar udah move on itu adalah dua hal yang berbeda. Pada awal Anda bakalan hidup di bawah bayang orang atau hubungan tersebut tanpa Anda sadari. Anda bakalan berpikir bahwa sudah benar benar lepas dari Dia, padahal ternyata masih mikirin orang tersebut dan masa lalu yang sudah terjadi. Ini yang bikin kita gak bisa terima hal hal baru dalam hidup.

Tanda tanda Untuk Mengenali Jika Kamu Belum Move On :

Supaya kamu bisa move on, Kamu harus terlebih dahulu tahu apakah dah benar benar move on atau belum. Berikut adalah 12 tanda untuk mengetahui apakah kita dah move on atau belum:

  • Ketika kamu lebih sering mikirin orang itu.
  • Ketika kamu masih mikirin orang itu meskipun kamu gak mau mikirin.
  • Ketika kamu masih mengingat kembali kenangan masa lalu dengan Dia, biasanya kenangan yang manis.
  • Ketika Dia datang ke pikiran Anda ketika Anda sedang kesulitan.
  • Ketika Anda masih memiliki pertanyaan tentang masa lalu dengan Dia. Dan kenapa hal itu gak berjalan sesuai rencana.
  • Ketika Anda menyalahkan hal yang tidak berjalan sesuai rencana, entah itu terhadap diri Dia, Anda atau keadaan.
  • Ketika Anda memikirkan Dia dan masih timbul suatu reaksi emosional tertentu, seperti cemas, frustasi.
  • Ketika Anda mencoba terus memperbaiki diri sendiri karena berangapan Anda tidak cukup baik buat Dia.
  • Ketika Anda memiliki keinginan untuk membuat Dia menyesali apa pun yang terjadi.
  • Ketika Anda sering membicarakan Dia, walaupun tidak ada hubungan diantara kalian.
  • Ketika Anda masih memiliki keinginan untuk menghubungi Dia walapun kamu sudah mengatakan pada diri sendiri untuk tidak menghubungi Dia lagi.
  • Ketika Anda berada dalam kondisi yang sama, yang terjadi berulang ulang dengan orang tersebut. Atau kondisi yang tidak membawa kearah manapun dalam hubungan

10 Langkah Untuk Move On Dari Suatu Hubungan :

1. Lepaskan Beban Anda.

Perlu untuk mengakui, menerima dan melepaskan perasaan Anda.

Pada setiap hubungan yang hancur akan ada beban yang kita bawa. Semakin lama dan lebih sering hubungan Anda, akan semakin banyak beban yang Anda kumpulkan dan bawa.

Beban yang dimaksud adalah campuran dari kesedihan, penyesalan, harapan, kekecewaan. Jika hubungan yang berlangsung cukup sering, maka yang muncul adalah kebencian, kesedihan, kemarahan, ketakutan, rasa malu dan emosi yang lebih dalam lainnya. Emosi yang muncul adalah sangat wajar, cobalah untuk merasakan emosi itu secara mendalam, jangan dilawan, menangislah jika perlu. Rangkul dan terimalah semua emosi itu.

Jangan mengurung semua hal itu, karena tanpa kita sadari dimasa depan hal tersebut akan muncul, ibaratnya akan meletus tanpa bisa dibendung. Anda mungkin pernah mendengar orang yang telah move on dengan “membunuh” / menghindari emosi yang timbul tersebut. Dan kita mungkin merasa telah move on, tapi yang sebenarnya terjadi adalah masalah tersebut terkubur. Ibarat luka yang hanya disembuhkan pada bagian permukaan saja, akan tetapi bagian dalam luka tersebut masih terluka. Untuk menyempurnakan proses penyembuhan, semua luka harus di bersihkan dan disembuhkan. Oleh karena itu Anda perlu mengetahui, menyadari dan menerima perasaan tersebut.

Saat Anda terhubung dengan emosi ini, perlahan biarkan emosi itu pergi. Rasakan emosi itu, pahami sumbernya, lalu lepaskan. Beberapa saran adalah berbicara dengan teman baik Anda, menulis atau meditasi. Tidur juga dapat membantu membersihkan beban mental, tapi sadarilah bahwa jangan menjadikan aktivitas tidur sebagai pelarian.

2. Kenali Dia Bukan Orang Yang Tepat Untuk Anda

Sebagian besar hal mengapa Anda tidak dapat move on mungkin karena Anda terus melihat dia sebagai satu satunya yang tercipta untuk Anda. Anda tidak dapat melihat diri Anda dengan orang lain selain Dia. Pemikiran mutlak semacam itu berbahaya. Hal ini akan membuat Anda terus berlama-lama, berharap pada suatu hari nanti yang tidak akan pernah datang. Tidak hanya itu, hal ini juga mengarah pada banyak proyeksi mental, baik pada Anda maupun diri Dia.

Satu hal yang perlu di sadari bahwa jika Dia dan Anda tidak memiliki keinginan 110 persen untuk bersama, maka Dia bukan satu-satunya untuk Anda. Jika sebenarnya ada niat, hambatan apapun, dan masalah yang tidak bisa diatasi apapun, dapat diatasi atau di cari jalan keluarnya. Jika niat itu tidak ada, maka hal apapun bisa menjadi alasan untuk tidak bersama.

Jika Anda terus berpikir bahwa kalian akan bersama-sama begitu keadaan berubah, atau begitu waktunya berubah, atau setelah Anda menjadi orang yang lebih baik, bisa jadi Dia bukan pasangan yang tepat untuk Anda. Prasyarat ini adalah sinyal bahwa hubungan ini tidak seharusnya terjadi. Karena pada akhirnya, ini bukan tentang tempat yang tepat atau waktu yang tepat. Ini tentang apakah Dia orang yang tepat. Jika Dia adalah orang yang tepat, kalian pasti akan bisa bersama-sama terlepas dari seberapa salahnya tempat atau momentnya. Itu sebabnya Dia disebut orang yang tepat untuk Anda.

BACA  Putus Cinta ? Jalanin Dan Nikmatin Aja Prosesnya

3. Berbagilah Dengan Teman Dekat Anda

Anda tidak harus melalui ini sendirian. Teman Anda ada untuk Anda karena suatu alasan, salah satunya yaitu untuk membantu Anda, mendukung Anda, dan untuk menarik Anda melewati hal ini.

Mereka membantu mendengarkan dan mendukung saat Anda terpuruk.

4. Kurangi Berhubungan Dengan Dia

Periode awal masa penyembuhan suatu luka terasa agak sulit. Selama masa ini, Anda sebaiknya tidak melakukan sesuatu yang menyebabkan luka tersebut kembali terulang lagi. Karena itu, baiknya mengurangi kontak dengan orang tersebut, jika memang hal itu dapat mempercepat proses move on.

Ada tiga kemungkinan situasi di mana Anda harus melakukannya, yaitu :

  • Jika Anda merasa tidak dapat move on karena terus memikirkan tentang kehadiran Dia.
  • Jika Dia terus mengganggu Anda meskipun Anda hanya ingin berteman dengan Dia.
  • Jika Dia melakukan tindakan yang menyebabkan Anda sulit move on. Misalnya, kata-kata atau sikap yang lebih romantis, sehingga sulit bagi Anda untuk memutuskan hubungan dengan Dia.

5. Carilah Waktu Membicarakan Hal Yang Masih Menggantung Dengan Dia

Pada akhir sebuah hubungan yang tidak berjalan, akan ada banyak kata, pertanyaan, dan emosi yang tidak terucapkan. Pertanyaan seperti: Mengapa Dia melakukan hal ini kepada Anda ? Apa yang sebenarnya Dia rasakan saat itu ? Apakah Dia pernah menyukai Anda ? Mengapa tidak ada yang bisa diperbaiki untuk bersama kembali ? Anda mungkin mencoba untuk melupakannya, tapi semua pikiran itu akan tetap di sana, berharap untuk dijawab.

Tuliskan semua yang ingin Anda katakan, hal yang membuat Anda ragu atau perrtanyaan yang selalu ingin Anda tanyakan. Aturlah waktu untuk membicarakan hal ini dengan Dia secara terbuka. Mintalah sisi cerita darinya. Dengarkan dan bicarakan semua hal itu  kemudian carilah jawabannya dalam diri Dia.
Pada akhirnya, Anda akan menemukan bahwa sebenarnya tidak begitu banyak jawaban yang penting, namun kenyataannya memang ada jawaban. Ini seperti membuka bagian dari keseluruhan teka-teki. Dan hal ini memberi Anda kepastian tentang di mana Dia bersikap dan berpikir.

Beberapa dari Anda mungkin bertanya, bagaimana jika Dia menghindari masalah atau tidak menjawab pertanyaan ? Jika itu yang terjadi, maka cara Dia menghindar itu sendiri adalah jawabannya. Anda bisa menafsirkan tingkah laku itu dengan cara apa pun yang Anda inginkan, tidak bertanggung jawab, hanya bermain main, suka mengelak, tidak yakin, suka berkonflik, tapi faktanya bahwa Dia memilih untuk menghindarinya. Jika Dia bahkan tidak bisa memberikan jawaban yang tepat yang Anda butuhkan, mungkin dia tidak layak mendapatkan Anda dan hubungan ini.

6. Maafkan Dia

Memaafkan adalah bentuk cinta tertinggi dan terindah. Sebagai gantinya, Anda akan menerima kedamaian dan kebahagiaan yang tak ternilai harganya.

Setiap kali Anda menolak untuk memaafkan seseorang, maka orang yang tidak Kitamaafkan itu adalah diri Anda sendiri.

Apakah masuk akal ? Bila Anda merasa marah kepada seseorang, bukan orang lain yang membawa kemarahan tersebut, tapi Anda. Apakah kemarahan yang kita rasakan itu berharga, karena mungkin orang lain yang kita marahi juga tidak menyadari perasaan Anda ke Dia. Anda satu-satunya orang yang membawa semua beban emosi tersebut. Pada tingkatan yang lebih dalam, Anda marah pada diri sendiri karena membiarkan diri Anda terluka oleh orang itu.

Membawa semua beban emosi ini sangat melelahkan. Ini seperti melakukan sesuatu sambil membawa beban tersebut kemanapun Anda berada. Saya yakin Anda merasa lelah secara emosional dan mental. Anda tidak akan bisa bebas jika terus membawa beban tersebut.

Untuk memaafkan Dia, pertama maafkan diri Anda. Pikirkan bagaimana Anda mencegah diri Anda untuk dapat merasakan begitu banyak kebahagiaan dengan terus menyimpan beban tersebut. Pikirkan tentang bagaimana Anda mencegah diri Anda untuk merasakan cinta sejati karena Anda masih membawa beban tersebut. Anda mencegah diri Anda menerima hal-hal baru dalam kehidupan. Maafkanlah diri Anda atas semua hal yang terjadi. Setelah Anda memaafkan diri sendiri, pengampunan terhadap orang lain akan terjadi secara alami.

7. Lakukan Hal-Hal Yang Anda Sukai

Hadir dan ikutlah dalam beberapa kegiatan. Cari tahu apa saja hal-hal yang membuat Anda gembira ? Hal-hal yang menggairahkan Anda, memikat Anda, membuat Anda merasa bersemangat? Berolahraga? Jogging? Renang? Bersepeda? Liburan? Pergi bersama teman-teman? Menonton Film? Menonton drama? Membaca buku? Sibukkan diri Anda dengan hal hal tersebut.

8. Bertemu Dengan Orang Baru

Sangat mudah untuk terjebak dalam pemikiran terhadap sesuatu hal untuk jangka waktu yang cukup lama. Bertemu orang baru, teman atau calon pasangan baru, dapat mengingatkan Anda tentang seberapa luasnya dunia di luar sana. Ada banyak orang hebat diluaran sana yang bisa Anda jumpai. Jangan terkurung dalam kehidupan yang sempit. Ini membantu untuk memahami kehidupan dari semua aspek yang berbeda.

9. Ketahuilah Bahwa Tidak Ada Yang Salah Dengan Anda Dan Dia

Mudah untuk menyimpulkan bahwa Anda tidak cukup baik jika hubungan yang kita jalani tidak berhasil. Namun, ini adalah kepercayaan yang keliru. Semua orang mencari orang yang berbeda. Tidak ada kriteria yang mutlak yang ditetapkan tentang sifat benar atau salah yang cocok untuk orang orang tertentu. Jika Anda tidak memiliki sifat yang sesuai dengan Dia, itu berarti Anda bukan orang yang tepat, itu saja. Tidak ada yang salah dengan Anda atau Dia. Kalian hanya tidak cocok satu sama lain.

10. Ketahuilah Ada Seseorang Di luar Sana Untuk Anda

Mungkin sulit mempercayai hal ini saat Anda mencoba move on dari masa lalu yang tidak berjalan baik. Ada seseorang di luar sana untuk Anda. Karena Anda bukan satu-satunya orang yang ada di dunia ini. Lihatlah ke sekeliling Anda. Lihatlah teman-teman Anda. Lihatlah orang-orang di jalan. Apakah Anda pikir bahwa Anda satu-satunya orang yang jomblo di dunia ini ? Tentu saja tidak ! Untuk setiap pasangan yang Anda lihat di luar sana, ada kelipatan jomblo lainnya. Untuk setiap orang yang Anda lihat, ada lebih banyak lagi jumlah jomblo.

 


Terima kasih sudah membaca artikel

10 Langkah untuk Move On Dari Suatu Hubungan

Semoga Bermanfaat

Leave a Reply