4 Cara Belajar Mempercayai Pasangan Anda Lagi

4 Cara Belajar Mempercayai Pasangan Anda Lagi – Mempercayai pasangan Anda, dan membebaskan Dia, merupakan dasar dari fondasi hubungan yang kuat. Tapi ketika hubungan Anda tidak berjalan semestinya menjadi terasa sulit untuk dijalankan. Belajar untuk mempercayai lagi setelah Anda terluka atau mencoba menyelesaikan hubungan yang sudah hancur perlu melibatkan kesabaran dan usaha.

4 Cara Belajar Mempercayai Pasangan Anda Lagi

“Saya tidak tahu bagaimana untuk percaya lagi”

Kepercayaan itu sangat berharga, terutama dalam ikatan hubungan percintaan antar pasangan. Namun kepercayaan juga lenyap begitu mudah, dalam sekejap. Jika seseorang yang Anda cintai ternyata terbukti tidak dapat dipercaya, atau Anda pernah diselingkuhi di masa lalu, mungkin Anda akan bertanya-tanya bagaimana mempercayai Dia lagi  atau apakah apakah Dia pantas untuk dipercayai lagi ?

Kabar baiknya adalah hal ini tentu saja mungkin. Memang butuh sedikit pertimbangan dan tekad. Coba untuk mengikuti dan menerapkan petunjuk dibawah ini pada diri Anda jika Anda memiliki masalah kepercayaan. Karena kepercayaan tidak hanya terbatas pada dunia percintaan saja, namun nasehat ini juga berisi beberapa tip berharga yang berguna dalam hal lain dalam hidup ini.

1. Memaafkan4 Cara Belajar Mempercayai Pasangan Anda Lagi

Salah satu kebajikan terpenting dalam hidup adalah belajar memaafkan. Sayangnya, ini bisa menjadi salah satu hal yang paling sulit untuk dijalankan. Langkah pertama dalam menemukan kembali bagaimana mempercayai seseorang kembali adalah menerima bahwa setiap manusia memiliki kesalahan dan tidak sempurna. Semakin sulit dan lamanya Anda untuk melupakan hal tersebut akan semakin membuat Anda terpuruk. Yang terjadi adalah Anda menaruh dan menghancurkan harapan Anda pada orang lain. Ini dapat membuat Anda gampang marah dan makin tidak mempercayai orang lain.

Pengampunan sangat bergantung pada situasi yang Anda alami. Jika kepercayaan Anda telah dilanggar oleh pasangan Anda dan Anda telah memutuskan untuk tetap bersama dengan Dia, sangat penting bagi Anda untuk mengakui bahwa Dia telah berselingkuh. Ini berarti pasangan Anda harus mengakui kesalahannya, dan Anda harus mencari tahu apakah ada sesuatu yang bisa Anda lakukan secara berbeda. Bicarakan hal yang telah terjadi, kemudian terima tersebut, lalu pertahankan dan jalankan hubungan tersebut bersama. Jika Anda merasa perlu terus-menerus memberi hukuman pada Dias, pikirkan kembali apakah Anda benar-benar telah memaafkan Dia. Dan jika Dia mengulanginya kembali, itu saatnya Anda untuk memutuskan dan pergi dari hubungan tersebut.

Jika sebuah hubungan telah berakhir dalam perpisahan atau perceraian karena ketidaksetiaan pasangan, mengampuni Dia akan membantu menyembuhkan luka Anda. Ini bukan masalah memaafkan mantan Anda, tapi ini lebih kepada memaafkan diri Anda sendiri. Jangan menyalahkan diri Anda sendiri atas apa yang terjadi. Sebaliknya, sayangi diri Anda dan sadari bahwa Anda layak diperlakukan dengan hormat oleh pasangan Anda. Dan sadari bahwa beberapa orang didunia ini tidak begitu baik dalam hal kesetiaan.

2. Melawan rasa takut

Terlalu banyak hidup kita dikendalikan oleh rasa takut, baik itu nyata atau yang dirasakan. Berhati-hati terhadap hal yang dapat merugikan kita adalah hal yang wajar, tapi takut akan suatu hal yang tidak Anda ketahui adalah bentuk sabotase pikiran. Jika Anda baru saja putus dari hubungan yang telah terjalin lama di mana kepercayaan  Anda telah hancur, atau Anda telah mempercayai lagi seseorang yang berselingkuh, maka perasaan takut akan hal itu akan datang lagi. Meskipun bentuk kesedihan ini adalah respons yang normal, tapi jika dibiarkan terus berlangsung terlalu lama, maka Anda tidak akan bisa move on.

BACA  6 Hal Yang Menjadi Racun Dalam Hubungan Namun Dianggap Wajar

Daripada tunduk pada keadaan, coba dan pahamilah apa yang Anda takutkan. Apakah mungkin karena takut ditolak ? Atau mungkin karena takut kehilangan ? Atau mungkin karena takut gagal ? Sadarilah bahwa dengan menggengam rasa khawatir tersebut, akan membuat Anda berhenti untuk sepenuhnya belajar bagaimana cara mempercayai seseorang lagi. Cara terbaik untuk mengetahui apakah Anda dapat mempercayai seseorang adalah dengan mempercayainya. Berhentilah mengkhawatirkan bagaimana jika bla bla bla… , tumbuhkanlah rasa percaya diri Anda, jujurlah pada diri Anda dan orang lain, dan hidup Anda akan berkembang.

3. Belajar Menerima Kelemahan

Seringkali kita menganggap kerentanan sebagai kelemahan yang perlu diatasi dengan berbagai cara. Karena ini bertentangan dengan citra diri seseorang yang tangguh dan mandiri. Anda meyakini bahwa jika kita membiarkan diri kita lemah di depan orang lain, kemungkinan besar kita akan mudah ditindas dan dikendalikan oleh orang lain. Untuk mengatasi hal ini dan menghindari hal tersebut, akhirnya kita membangun benteng diri agar untuk menhindari hal tersebut dan memendam perasaan kita jauh di dalam lubuk hati.

Berpikir tentang kerentanan dalam hal ini adalah berlawanan dengan intuisi. Jika Anda ingin belajar mempercayai lagi. Menjadi rentan sebenarnya bisa bersifat konstruktif. Hambatan atau benteng diri akan menghalangi Anda merasakan pengalaman baru. Hal itu menghentikan kita untuk lebih dekat dengan seseorang dan mendapatkan peluang menemukan pasangan. Tentu saja mempercayai seseorang yang baru ada resikonya, tapi hidup ini adalah pilihan. Bukalah diri Anda pada kemungkinan yang ada.

4. Anda Memegang Kendali Hidup Anda

Terkadang kita menghabiskan banyak waktu dan energi hanya untuk mengalihkan pandangan kita keluar. Dan kita bergantung kepada orang lain hanya untuk mengisi kekosongan hidup kita, dan membagi kesalahan kita pada orang lain jika ada sesuatu hal yang salah terjadi. Untuk menjadi peribadi yang lebih baik, Anda perlu menghadapi segala sesuatu rintangan tanpa menyalahkan hal hal lain yang tidak sepantasnya untuk disalahkan atau tidak tidak berkaitan sama sekali. Penting untuk mempercayai keteguhan diri Anda.

 


Terima kasih sudah membaca artikel

4 Cara Belajar Mempercayai Pasangan Anda Lagi

Semoga Bermanfaat

Leave a Reply