6 Hal Yang Menjadi Racun Dalam Hubungan Namun Dianggap Wajar

6 Hal Yang Menjadi Racun Dalam Hubungan Namun Dianggap Wajar – Terkadang tanpa Anda sadari atau disadari, ada hal hal yang kelihatanya wajar wajar saja untuk dilakukan, namun ternyata ibarat racun, hal tersebut bisa merusak hubungan secara perlahan lahan. Berikut adalah enam kecenderungan paling umum dalam hubungan yang menurut banyak pasangan hal ini adalah sehat dan wajar dilakukan, namun sebenarnya beracun dan dapat menghancurkan semua hal yang Anda sayangi.

6 Hal Yang Menjadi Racun Dalam Hubungan Namun Dianggap Wajar

6 Hal Yang Menjadi Racun Dalam Hubungan Namun Dianggap Wajar1. Memberi Skor Dalam Hubungan

Apa yang terjadi yaitu fenomena mempertahankan skor, dimana terjadi ketika seseorang yang Anda pacari terus menerus menyalahkan Anda atas kesalahan masa lalu yang Anda perbuat dalam hubungan itu. Jika kedua orang dalam hubungan tersebut melakukan pencatatan skor dalam hubungan, di mana hal ini dilakukan untuk melihat siapa yang paling banyak melakukan kesalahan selama berbulan bulan atau bertahun tahun, dan siapa yang tidak menepati janji dan lain sebagainya.

Mengapa Dianggap Beracun : Skor dalam hubungan berkembang dari waktu ke waktu karena satu atau kedua orang dalam suatu hubungan menggunakan kesalahan masa lalu untuk mencoba membenarkan kebenaran pada saat ini. Mungkin saja hal itu menyebabkan Anda memalsukan rasa bersalah dan kepahitan yang terjadi di masa lalu untuk memanipulasi pasangan Anda sehingga merasa salah saat ini.

Jika ini berlangsung cukup lama, kedua pasangan akhirnya menghabiskan sebagian besar energinya untuk membuktikan bahwa mereka memiliki daftar kesalahan lebih sedikit dibanding lainnya, daripada memecahkan masalah yang ada. Waktu habis terbuang percuma untuk mencoba mengurangi kesalahan daripada mencoba untuk bersikap lebih baik kepada pasangan.

Yang Harus Dilakukan: Tangani masalah secara terpisah kecuali jika masalah tersebut saling berkaitan. Jika salah satu pasangan memiliki kebiasaan untuk berbohong, maka itu jelas merupakan masalah yang akan berulang ulang terjadi. Tapi jangan mengkaitkan masalah yang  tidak ada hubungannya satu dengan lainnya, dan jangan mengungkitnya.

Anda harus menyadari bahwa dengan memilih bersama, Anda memilih untuk menerima tindakan dan perilaku Dia sebelumnya. Jika Anda tidak menerima perilakunya, maka pada akhirnya Anda juga tidak menerima orang tersebut. Jika ada hal hal yang mengganggu Anda bertahun-tahun yang lalu, seharusnya hal itu diatasi lebih cepat atau segera.

2. Jangan Gunakan Kode Dan Diam Tanpa Mengkomunikasikan

Apa Yang Terjadi : Alih-alih menyatakan keinginan atau pemikiran dengan terang-terangan, pasangan Anda terkadang mencoba memberikan kode agar Anda mengerti. Daripada mengatakan apa yang sebenarnya membuat Anda kesal, Anda menemukan cara sederhana untuk membuat pasangan Anda kesal sehingga Anda kemudian merasa dibenarkan untuk mengeluh kepada Dia dengan tanpa mengkomunikasikannya.

Mengapa Dianggap Beracun : Karena ini menunjukkan bahwa Anda berdua tidak nyaman berkomunikasi secara terbuka dan jelas satu sama lain. Seseorang tidak memiliki alasan untuk bersikap pasif agresif jika mereka merasa aman untuk mengekspresikan kemarahan atau ketidakamanan dalam hubungan tersebut. Seseorang tidak akan pernah merasa perlu untuk memberikan petunjuk jika mereka tidak merasa akan dinilai atau dikritik karenanya.

Yang Harus Dilakukan : Nyatakan perasaan dan keinginan Anda secara terbuka. Dan jelaskan bahwa orang lain tidak harus bertanggung jawab namun Anda ingin mendapat dukungan mereka. Jika mereka mencintaimu, mereka akan hampir selalu dapat memberikannya.

3. Menyimpan Kekecewaan Dalam Hubungan

Apa Yang Terjadi : Bila seseorang memiliki kritik atau keluhan sederhana dan mengkhianati pasangan dengan mengancam komitmen dalam hubungan. Misalnya, jika Dia merasa Anda dingin terhadap Dia, daripada mengatakannya langsung, seringkali Dia berpikir dan merasa pasangannya dingin kepada Dia, kemudian dia akan berkata, Saya tidak dapat berkencan dengan seseorang yang dingin terhadap saya.

Mengapa Dianggap Beracun : Hal ini menguras emosi dan menciptakan banyak drama yang tidak perlu. Setiap hal kecil dalam hubungan menghasilkan krisis komitmen. Sangat penting bagi kedua orang dalam sebuah hubungan untuk mengetahui bahwa pikiran dan perasaan negatif dapat dikomunikasikan dengan aman satu sama lain tanpa mengancam hubungan itu sendiri. Jika tidak, orang akan cenderung menekan pikiran dan perasaan mereka yang sebenarnya sehingga akan mengarah ke lingkungan ketidakpercayaan dan manipulasi.

Yang Harus Dilakukan : Tidak masalah jika marah pada pasangan Anda atau tidak menyukai sesuatu tentang mereka. Itu hal yang normal sebagai manusia biasa. Tapi pahamilah bahwa melakukan sesuatu terhadap seseorang dan selalu menyukai seseorang adalah dua hal yang berbeda. Dia dapat berkomitmen pada Anda tapi tidak perlu menyukai segala hal tentang Anda. Dua mitra yang mampu mengkomunikasikan segala sesuatu dan mengkritik satu sama lain, tanpa menyimpan perasaan tersebut, akan memperkuat komitmen mereka satu sama lain dalam jangka panjang.

4. Menyalahkan Pasangan Atas Emosi Yang Anda Keluarkan

Apa Yang Terjadi : Katakanlah Anda mengalami hari yang buruk dan pasangan Anda tidak terlalu bersimpati atau mendukung Anda. Karena Dia sudah berbicara di telepon seharian dengan beberapa rekan kerja. Dia terganggu saat Anda memeluk Dia. Atau Anda ingin berbaring di rumah bersama-sama dan hanya menonton film malam ini, tapi Dia sudah punya rencana untuk pergi keluar dan menemui temannya.

Kemudian Anda menyalahkan pasangan Anda karena sangat tidak peka dan berperasaan terhadap Anda. Anda telah mengalami hari yang buruk dan Dia tidak berbuat apa-apa tentang hal itu. Tentu, Anda tidak pernah bertanya, tapi mereka seharusnya tahu cara untuk membuat Anda merasa lebih baik. Dia seharusnya mehiraukan telepon dan membuang rencana keluarnya karena keadaan emosi Anda sedang buruk.

BACA  Hal Menjengkelkan Yang Dilakukan Wanita Kepada Pasangan

Mengapa Dianggap Beracun : Menyalahkan pasangan Anda atas emosi yang Anda keluarkan adalah bentuk halus dari keegoisan. Bila Anda menetapkan bahwa pasangan Anda bertanggung jawab atas apa yang Anda rasakan setiap saat (dan sebaliknya), Anda akan mengembangkan kecenderungan yang buruk. Tiba-tiba, mereka tidak diijinkan untuk merencanakan kegiatan tanpa memeriksa terlebih dahulu dengan Anda. Semua aktivitas di rumah dan bahkan yang biasa dilakukan seperti membaca buku atau menonton TV harus dinegosiasikan dan dikompromikan dengan Anda. Ketika Anda sedang kesal, semua keinginan pribadi Dia harus diabaikan karena sekarang tanggung jawab Dia adalah untuk membuat perasaan Anda lebih baik.

Masalah terbesar dalam mengembangkan kecenderungan ini adalah perasaan yang tumbuh adalah kebencian. Tentu, jika pacar Anda marah sekali pada Anda karena Anda bersenang-senang dan Dia sedang frustrasi dan butuh perhatian, itu bisa dimengerti. Tetapi jika itu menjadi harapan bahwa hidup Anda bergantung pada suasana emosionalnya setiap saat, maka hal itu membuat kualitas hubungan yang buruk dan bahkan manipulatif terhadap perasaan dan keinginan pasangan.

Yang Harus Dilakukan : Bertanggung jawab atas emosi Anda sendiri. Ada perbedaan mendasar namun penting antara bersikap mendukung pasangan Anda dan berkewajiban kepada pasangan Anda. Setiap pengorbanan harus dijadikan pilihan sendiri dan tidak dipandang sebagai harapan. Begitu kedua orang dalam suatu hubungan menjadi salah satu penyebab mood yang berubah, hal itu dapat membuat pasangan menyembunyikan perasaan sebenarnya dan memanipulasi satu sama lain.

5. Cemburu Berlebihan

Apa Yang Terjadi : Merasa kesal ketika pasangan Anda berbicara, menyentuh, menelepon, mengirim teks, bergaul, atau bersin di sekitar orang lain dan kemudian Anda melanjutkan untuk membawa emosi marah itu kepada pasangan Anda dan berusaha untuk mengendalikan tingkah lakunya. Hal ini sering mengarah pada perilaku paranoid seperti melakukan meretas akun email pasangan Anda, melihat pesan singkat mereka saat mereka berada di kamar mandi atau bahkan mengikuti mereka di sekitar kota dan hadir tanpa pemberitahuan saat pasangan Anda tidak menunggu Anda.

Mengapa Dianggap Beracun : Ini mengejutkan bahwa beberapa orang menggambarkan ini sebagai semacam bentuk lain dari kasih sayang. Mereka mengira bahwa jika pasangan mereka tidak cemburu, berarti tidak dicintai oleh mereka.

Ini sifatnya mengendalikan dan manipulatif. Dan menciptakan drama serta pertempuran yang tidak perlu. Hal ini menyampaikan pesan bahwa kurangnya kepercayaan Anda kepada pasangan. Dan sejujurnya, ini perilaku yang cukup merendahkan. Jika pasangan Anda tidak bisa mempercayai Anda untuk berada di sekitar wanita yang menarik lainnya, maka itu berarti dia percaya bahwa Anda adalah pembohong atau tidak mampu mengendalikan dorongan nafsu.

Yang Harus Dilakukan : Percayalah pada pasangan Anda. Beberapa kecemburuan itu wajar. Tapi kecemburuan dan perilaku pengendalian yang berlebihan terhadap pasangan Anda adalah tanda-tanda perasaan tidak berharga Anda sendiri dan Anda harus belajar menghadapinya serta tidak memaksakan kehendak ke orang-orang terdekat Anda. Karena kalau tidak, Anda hanya akan mendorong orang itu pergi.

6. Membelikan Hadiah Untuk Menyelesaikan Masalah

Apa Yang Terjadi : Kapan pun terjadi konflik atau masalah besar dalam hubungan, daripada menyelesaikannya, pasangan kadang menutupinya dengan menciptakan kegembiraan dan perasaan baik yang datang dengan membelikan hadiah yang menyenangkan atau memberikan liburan perjalanan ke suatu tempat.

Mengapa Dianggap Beracun: Karena hal ini tidak menyelesaikan masalah utama, hanya menyelesaikan dipermukaan saja (di mana masalah akan selalu muncul kembali dan bahkan lebih buruk lagi pada kesempatan berikutnya), ini hal yang tidak sehat dalam hubungan. Mari kita bayangkan bahwa setiap kali pasangan Anda marah kepada Anda, Anda menyelesaikan masalah tersebut dengan membelikan Dia hadiah, atau membawanya ke restoran yang mahal atau sejenisnya. Hal ini tidak hanya memberikan Dia dorongan tidak sadar untuk menemukan lebih banyak alasan untuk kecewa dengan Anda, tapi hal ini juga membuat Anda menjadi tidak bertanggung jawab atas masalah dalam hubungan tersebut. Jadi, apa akhir dari semua ini ? Pasangan yang merasa seolah olah seperti ATM, dan pasangan yang merasa tak pernah didengar.

Yang Harus Dilakukan : Sebenarnya, Anda harus menghadapi masalah ini. Jika kepercayaan menjadi rusak ? Atur waktu untuk berbicara tentang apa yang diperlukan untuk membangun hubungan kembali. Jika pasangan merasa diabaikan atau tidak dihargai? Atur waktu untuk berbicara tentang cara untuk mengembalikan perasaan penghargaan tersebut.

Tidak ada yang salah menggunakan hal-hal baik untuk hal penting lainnya setelah berjuang untuk menegaskan kembali komitmen. Tapi pasangan tidak boleh menggunakan hadiah atau barang mewah untuk menggantikan menghadapi masalah emosional yang mendasari. Hadiah dan perjalanan disebut kemewahan karena suatu alasan, Anda boleh membelikan sesuatu untuk mereka hanya ketika segala sesuatu sudah baik. Jika Anda menggunakannya untuk menutupi masalah Anda, Anda akan menemukan masalah yang jauh lebih besar nanti.


Terima kasih sudah membaca artikel

6 Hal Yang Menjadi Racun Dalam Hubungan Namun Dianggap Wajar

Semoga Bermanfaat

Leave a Reply