Apa Sih Arti Cinta Yang Sesungguhnya ?

Apa Sih Arti Cinta Yang Sesungguhnya ? – Kita tidak membahas hanya sebatas hubungan cinta antara pasangan, namun juga cinta secara luas, antara orangtua dan anak, Anda dan teman, Anda dan saudara, dan lain sebagainya.

Tidak semua orang tumbuh dari hubungan cinta yang bersyarat. Banyak orang, untuk alasan apapun, terjebak dalam kenyamanan dan terus memainkan permainan dengan baik sampai dewasa. Manipulasi menjadi lebih tersistem namun pola permainan yang sama tetap ada di sana. Mereka tidak pernah melepaskan keyakinan bahwa cinta dan penerimaan bergantung pada beberapa keuntungan yang dapat diberikan kepada orang-orang, beberapa syarat yang harus mereka penuhi.

Apa Sih Arti Cinta Yang Sesungguhnya ?

Arti Cinta

Masalah dengan hubungan bersyarat adalah bahwa mereka secara berkelanjutan memprioritaskan sesuatu yang lain di atas hubungan. Jadi bukan Anda yang benar-benar Dia sayangi, melainkan akses Anda ke orang-orang di suatu posisi jabatan. Atau bukan Anda yang Dia sayangi, tapi wajah Anda yang tampan atau yang cantik dan cerdas sekali, dan lain sebagainya.

Hubungan bersyarat ini bisa benar-benar merusak pada tingkat emosional. Karena keputusan untuk terobsesi agar terlihat istimewa tidak terjadi begitu saja. Terobsesi agar tampak istimewa adalah sesuatu yang Kita lakukan karena Kita merasa jengkel terhadap diri Kita sendiri dan sangat perlu merasakan sebaliknya.

Jika ini yang Anda rasakan di sebagian besar hubungan Anda, maka ada masalah dalam hubungan Anda.

Hubungan bersyarat sering membuat Anda merasakan satu hal tentang seseorang dan menunjukkan sesuatu yang sama sekali berbeda.

Jadi, bukan karena benar-benar sayang, tapi menggunakan Dia untuk membuat Anda merasa nyaman dengan diri Anda sendiri. Mungkin Dia selalu berusaha menyelamatkan Anda, memperbaiki masalah Anda, memberikan sesuatu atau membuat Anda terkesan. Mungkin Dia menggunakan Anda untuk seks, uang atau untuk mengesankan teman-teman Dia. Atau mungkin Dia menggunakan Anda untuk seks, dan itu membuat Dia merasa lebih baik karena untuk sesaat Dia merasa diinginkan dan terlihat.

Imajinasikan hal tersebut sesuai dengan keinginan Anda, tapi pada kenyataanya di penghujung hari, semuanya sama saja. Ini adalah hubungan yang dibangun berdasarkan syarat. Dibangun dari pemikiran, Dia hanya akan mencintaimu jika Anda membuat Dia merasa nyaman dengan diri Anda. Anda hanya akan mencintai Dia jika Dia membuat Anda merasa nyaman dengan diri Anda sendiri.

Hubungan bersyarat yang terlalu dalam adalah hal yang egois. Ketika Anda lebih peduli dengan uang Dia lebih daripada Dia, maka semua hubungan yang Anda jalani adalah demi uang. Jika Anda lebih peduli dengan kesuksesan karir pasangan Anda daripada Anda terhadapnya, maka Anda sebenarnya tidak memiliki hubungan dengan Dia, hanya karirnya. Jika ibumu hanya merawat Anda dan mengatasi kebiasaan minum alkohol Anda karena hal itu membuat dia merasa lebih baik tentang dirinya sebagai seorang Ibu, maka Dia tidak benar-benar menjalin hubungan dengan Anda, dia memiliki hubungan dengan perasaan baik tentang dirinya sebagai seorang ibu.

Bila hubungan Anda bersyarat, Anda tidak memiliki hubungan sama sekali.

Anda menempatkan diri Anda pada objek dan gagasan yang dangkal dan kemudian mencoba untuk menghidupkannya melalui orang-orang yang dekat dengan Anda. Hubungan bersyarat ini kemudian membuat kita semakin kesepian karena tidak ada hubungan nyata yang pernah dilakukan.

Hubungan bersyarat juga menyebabkan Anda untuk mentolerir perlakuan buruk. Lagi pula, jika Anda berkencan dengan seseorang karena dia memiliki body yang mengesankan semua teman pria, maka Anda cenderung membiarkan diri diperlakukan seperti tidak berarti karena bagaimanapun juga, Anda tidak bersamanya untuk merasakan dan menginginkan agar Dia memperlakukan Anda dengan baik, tapi Anda bersamanya hanya untuk mengesankan orang lain.

Hubungan bersyarat tidak bertahan karena kondisinya tidak pernah bertahan. Dan begitu kondisinya hilang,kedua orang yang terlibat akan jatuh dan melukai diri mereka sendiri dan biasanya mereka tidak pernah melihat ketika hal itu datang secara tiba tiba.

Sifat hubungan kondisional sementara ini biasanya merupakan sesuatu yang hanya bisa dilihat seiring berjalannya waktu dalam periode yang cukup lama. Kondisi remaja adalah masa dimana masih muda dan baru saja menemukan identitas mereka, jadi masuk akal jika mereka terobsesi dinilai oleh pandangan orang lain. Tapi seiring berjalannya waktu, kebanyakan orang menyadari bahwa hanya sedikit orang yang bertahan dengan hal seperti itu. Dan mungkin ada alasan untuk itu.

BACA  Beda Agama, Gimana Cara Menyikapinya ?

Pada usia kebanyakan, banyak dari mereka memprioritaskan hubungan tanpa syarat, hubungan di mana setiap orang diterima tanpa syarat untuk siapa pun dia, tanpa harapan tambahan. Ini merupakan masa dewasa dan ini adalah sesuatu yang jarang yang hanya sedikit orang alami, tanpa memandang usia mereka.

Trik untuk tumbuh dewasa adalah dengan memprioritaskan hubungan tanpa syarat, untuk belajar bagaimana menghargai seseorang terlepas dari kekurangan, kesalahan, gagasan, kegelisah, dan menilai pasangan atau teman semata-mata berdasarkan bagaimana mereka memperlakukan Anda, bukan berdasarkan bagaimana Anda mendapatkan keuntungan. Dan untuk melihat mereka sebagai tujuan di dalam diri mereka sendiri daripada sarana untuk beberapa tujuan lain.

Hubungan tanpa syarat adalah hubungan di mana kedua orang menghormati dan saling mendukung tanpa mengharapkan sesuatu sebagai balasannya. Dengan kata lain, setiap orang dalam hubungan tersebut terutama dihargai atas hubungan itu sendiri, empati dan dukungan bersama dan bukan untuk pekerjaan, status, penampilan, kesuksesan, atau hal lainnya.

Hubungan tanpa syarat adalah satu-satunya hubungan nyata. Mereka tidak bisa terguncang oleh pasang surut kehidupan. Mereka tidak berubah oleh manfaat dan kegagalan jangka pendek. Jika Anda dan Dia memiliki persahabatan tanpa syarat, tidak masalah jika Dia kehilangan pekerjaan dan pindah ke negara lain, atau Anda mengalami perubahan status. Anda dan Dia akan terus saling menghormati dan saling mendukung. Hubungan itu tidak menjadi sasaran agar terlihat keren. Dan Anda pasti tidak akan merasa malu jika memilih melakukan sesuatu dengan hidup Anda yang tidak Dia pilih.

Orang dengan hubungan bersyarat tidak pernah belajar melihat orang-orang di sekitar mereka dalam hal apa pun selain manfaat yang mereka berikan. Itu karena mereka mungkin tumbuh di lingkungan di mana mereka hanya dihargai untuk keuntungan yang mereka berikan.

Orangtua sering menjadi penyebab di sini. Tetapi kebanyakan orang tua tidak sadar secara bersyarat mencintai anak-anak mereka. Tapi seperti semua keterampilan hubungan, hal itu dimulai dari keluarga.

Jika Ayah hanya setuju dengan Anda saat Anda mematuhi perintahnya, jika Ibu Anda hanya menyukai Anda saat Anda mendapatkan nilai bagus, jika saudara laki-laki Anda hanya bersikap baik kepada Anda saat tidak ada orang lain, hal-hal ini secara tidak sadar melatih Anda untuk memperlakukan diri Anda sendiri sebagai alat untuk kepentingan dan keuntungan orang lain. Anda kemudian akan membangun hubungan masa depan Anda dengan membuat diri Anda agar sesuai dengan kebutuhan orang lain. Anda juga akan membangun hubungan Anda dengan memanipulasi orang lain agar sesuai dengan kebutuhan Anda. Inilah dasar hubungan yang beracun.

Anda tidak akan bertahan berteman dengan orang yang menggunakan Anda agar merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri kecuali jika Anda juga mendapatkan keuntungan dari persahabatan juga.

Sebagian besar hubungan bersyarat tidak masuk akal,yaitu mereka masuk tanpa memikirkan secara sadar siapa orang ini atau mengapa mereka menyukai Anda atau perilaku mereka terhadap Anda.

Tanyalah pada diri sendiri :

  • Jika Anda kehilangan pekerjaan, apakah Ayah Anda masih menghormati Anda ?
  • Jika Anda berhenti memberinya uang, mungkinkah Ibu masih mencintai Saya dan menerima Saya ?
  • Jika Anda memberi tahu istri Anda bahwa Anda ingin memulai karir sebagai fotografer, apakah itu akan menghancurkan pernikahan Anda ?
  • Jika Anda berhenti berhubungan intim dengan pria ini, apakah Dia masih ingin bertemu dengan Anda ?
  • Jika Anda memberi tahu seseorang bahwa Anda sangat tidak setuju dengan keputusannya, apakah Dia akan berhenti berbicara dengan Anda ?

Dari pertanyaan itu maka Anda akan mengetahui apakah cinta yang terjadi berkualitas karena cinta tersebut hadir tanpa syarat atau cinta yang hadir tersebut penuh syarat.


Terima kasih sudah membaca artikel

Apa Sih Arti Cinta Yang Sesungguhnya ?

Semoga Bermanfaat

Leave a Reply