Memang Ada Hal Yang Lebih Buruk Dari Selingkuh ?

Memang Ada Hal Yang Lebih Buruk Dari Selingkuh ? – Perselingkuhan adalah hal yang buruk. Ini bisa dianggap sebagai salah satu cara tercepat untuk menghancurkan sebuah hubungan, yang meninggalkan serangkaian perasaan kehancuran perasaan. Namun ada banyak hal lain yang berpotensi merusak hubungan selain perselingkuhan. Hal-hal ini bisa dianggap lebih buruk dari perselingkuhan karena pada awal masalah tersebut timbul tampak kecil dan tidak signifikan, namun hal hal tersebut cukup merusak dalam hubungan jika dibiarkan lama.

Memang Ada Hal Yang Lebih Buruk Dari Selingkuh ?

Berikut hal hal yang lebih buruk dari suatu perselingkuhan dan berpotensi menghancurkan hubungan Anda:

Memang Ada Hal Yang Lebih Buruk Dari Selingkuh ?1. Berbohong kepada pasangan Anda.

Kebohongan adalah kebohongan, tidak ada alasan untuk hal tersebut. Bahkan jika Anda mengatakan pada diri sendiri, bahwa Anda berbohong pada pasangan demi kebaikan pasangan Anda, sebenarnya Anda melakukannya hanya untuk menenangkan hati nurani Anda. Mungkin Anda berpikir bahwa itu hanya kebohongan putih kecil, dan hal itu tidak akan merugikan pasangan Anda jika mereka tidak mengetahuinya. Tapi Anda salah, karena kebohongan kecil ini cukup untuk merusak hubungan Anda.

Hal beracun lainnya yang Anda lakukan dalam suatu hubungan adalah menyembunyikan sesuatu dari pasangan Anda. Sekali lagi, Anda mungkin berpikir bahwa Anda melakukannya karena cinta Anda pada pasangan, tapi sebenarnya tidak. Hal-hal kecil yang tampaknya Anda bohongi dan sembunyikan dari pasangan Anda inilah yang menyebabkan timbulnya masalah kepercayaan dalam hubungan Anda, yang berpotensi menghancurkannya sepenuhnya. Anda harus bisa memberi tahu pasangan Anda tentang segala sesuatunya. Jika Anda merasa harus berbohong kepada mereka atau menyembunyikan sesuatu dari mereka, maka Anda mungkin sebaiknya tidak melakukan hal tersebut.

2. Membenci pasangan Anda.

Sangat jelas komunikasi adalah kunci hubungan yang baik, stabil, dan fungsional. Jika Anda menyimpan semua yang Anda rasakan terhadap pasangan Anda di dalam hati Anda tanpa dapat mengatasinya saat itu juga, itu akan menjadi isu yang lebih besar, terutama jika Anda mencoba untuk menekan perasaan tersebut. Tidak ada gunanya menyimpan kekesalan dalam hati, karena pasangan Anda mungkin tidak tahu apa yang mengganggu Anda. Pasangan Anda bukan peramal yang bisa membaca pikiran. Jadi lebih baik membicarakan semuanya dengan terbuka dan singkirkan kebencian itu, daripada diam-diam membenci pasangan Anda atas kesalahan yang pernah Dia lakukan. Karena pada saat kebencian timbul, kerusakan sudah terjadi. Jangan biarkan hal ini terjadi pada hubungan Anda.

3. Tetap bersama karena nyaman.

Jadi Anda sudah menjalin hubungan dengan pasangan Anda sampai sekarang. Anda telah berinvestasi dalam hubungan tersebut baik dari sisi emosional, fisik, dan tentu saja dalam hal waktu dan usaha. Dimana keluarga Anda memiliki harapan tinggi terhadap Anda berdua. Jadi sangat wajar mengharapkan hubungan tersebut berjalan dalam jangka panjang. Namun, menjadi masalah apabila tetap menjalin hubungan meski ternyata hubungan tersebut sudah tidak berjalan dengan baik. Hal ini terjadi mungkin karena Anda berdua menginginkan hal yang berbeda dalam hidup, berada dalam tahap yang berbeda dalam hidup, atau ada ketidakseimbangan yang jelas dalam hubungan yang dijalani tersebut. Apa pun alasan tentang mengapa hubungan Anda tidak dapat berjalan dengan baik, lebih baik memutuskan hubungan tersebut saat Anda masih memiliki kesempatan, daripada bertahan di dalamnya hanya karena nyaman, yang hanya akan menimbulkan kebencian terpendam.

4. Menahan kasih sayang.

Kasih sayang dapat dapat berbentuk apapun seperti, mengerti pasangan Anda, memperhatikan kebutuhan pasangan Anda, membicarakan hal-hal bersama pasangan, memiliki percakapan penuh makna yang mengungkapkan sisi yang berbeda dari kepribadian pasangan Anda, atau bahkan saling membantu melalui suka maupun duka. Namun semua hal itu perlu rasa kasih sayang, jika tidak ada maka semuanya itu dapat menimbulkan keraguan serius dalam suatu hubungan dan cukup untuk membuat hubungan tersebut hancur.

5. Kurangnya komunikasi.

Komunikasi tidak selalu berarti saling mengirim pesan singkat sepanjang hari, tapi saling berbicara tentang hal-hal yang penting, tentang hal-hal yang mengganggu Anda, hal-hal yang membuat Anda bahagia, hal-hal yang membuat Anda sedih. Jangan biarkan kurangnya komunikasi timbul dalam hubungan Anda, karena jika ada masalah dan Anda membiarkan masalah tersebut membusuk dari dalam, yang terjadi adalah masalah tersebut akan menjadi besar, dan pada saat hal itu terjadi, semuanya menjadi tidak terkendali. Tangani masalah saat masalah tersebut terjadi, dan jangan menghindarinya meskipun Anda merasa tidak nyaman membicarakannya.

6. Keras kepala.

Anda dan pasangan Anda dibesarkan di lingkungan yang berbeda, bahkan mungkin latar belakang dan nilai yang berbeda dalam kehidupan. Jadi jelas, pasti ada perbedaan dalam pandangan Anda terhadap kehidupan juga. Oleh karena itu, Anda berdua harus berkompromi pada banyak hal agar hubungan Anda berjalan dengan baik. Namun masalah muncul saat Anda atau pasangan Anda tidak mau berkompromi. Jika Anda menyukai seseorang, Anda harus bersedia berkompromi. Tapi jika Anda tetap membesarkan ego Anda maka ada yang salah dalam hubungan Anda.

BACA  Asal Kau Bahagia..Dia Mengatakan Hal Itu Pada Anda ?

7. Bertengkar tentang hal-hal biasa.

Anda dan pasangan Anda memiliki peran khusus dalam hubungan Anda. Tapi itu tidak berarti Anda tidak dapat saling membantu sesekali, atau bahwa peran Anda sudah tetap dan tidak bisa dirubah, sehingga jika merubahnya akan merusak ego Anda dalam menanggung sebagian beban pasangan Anda. Pertama dan yang utama, hubungan Anda harus menjadi kemitraan, di mana Anda berdua sama-sama mengatakan apa yang sedang terjadi. Namun, bertengkar tentang siapa yang harus membuang sampah atau mencuci piring tidak akan membuat sesuatu menjadi lebih baik. Anda berdua adalah dua orang dewasa, jadi Anda perlu mencari tahu apa yang sesuai untuk Anda dan perlu untuk menaatinya. Dan jika dihadapkan pada situasi dimana Anda mungkin harus melakukan sesuatu yang biasanya ditangani oleh pasangan Anda, lakukanlah. Pasangan Anda akan menghargai hal yang Anda lakukan itu.

8. Merendahkan diri pasangan Anda.

Apakah Anda berbicara seolah olah merendahkan pasangan Anda? Apakah Anda pikir Anda jauh lebih cerdas dari mereka? Apakah menurut Anda pasangan Anda naif dan bodoh dan mudah tertipu? Jika demikian, maka Anda mungkin merendahkan diri pasangan Anda. Anda menganggap berbicara kepada pasangan hanyalah cara untuk menampilkan citra diri yang lebih besar dan lebih kuat daripada mereka. Anda mungkin menyangkal semua yang Anda inginkan, tapi jika Anda memandang rendah pasangan Anda, itulah yang sedang Anda lakukan. Anda tahu mereka tidak bodoh. Ketidakseimbangan kekuatan seperti itu tidak memiliki tempat dalam hubungan yang sehat dan langgeng. Merendahkan diri pasangan lebih buruk daripada perselingkuhan karena menghancurkan harga diri pasangan Anda.

9. Memanipulasi pasangan Anda.

Jadi Anda selalu ingin mendapatkan yang Anda inginkan. Dan Anda melihat tidak ada salahnya melakukannya dengan cara apapun yang diperlukan. Dan Anda berpikir, lagi pula tidak ada yang tersakiti juga. Hal ini tidak benar. Memanipulasi pasangan Anda secara emosional atau psikologis untuk keinginan Anda bukanlah tanda hubungan yang sehat dan stabil. Entah Anda yang dimanipulasi atau yang sedang memanipulasi, seringkali begitu tersamarkan, sehingga terlambat untuk menyadarinya. Mengeluarkan ancaman emosional, menangis agar pasangan menuruti Anda, dan membuat pasangan seolah olah merasa bersalah jika tidak menuruti keinginan Anda adalah berbagai bentuk manipulasi terhadap pasangan.

10. Cemburu pada pasangan Anda.

Kecemburuan adalah hal yang merusak dalam hubungan. Anda bahkan mungkin menyukai saat pasangan Anda mengekspresikan kecemburuan mereka, dan salah mengira bahwa mereka peduli dan protektif terhadap Anda. Kecemburuan berlebihan bisa cepat berubah menjadi posesif, dimana hal ini tidak baik dalam hubungan yang sehat. Ini sebenarnya lebih buruk daripada perselingkuhan karena kecurigaan itu sendiri akan menghancurkan apa yang telah Anda bangun dengan penuh cinta.

11. Tetap menjalani hubungan karena Anda terlalu bergantung pada pasangan.

Anda tidak ingin menjadi jomblo. Sebenarnya, Anda takut sendirian dalam hidup Anda. Oleh karena itu, Anda tetap berada dalam hubungan yang disebabkan oleh ketergantungan pada pasangan. Anda mungkin berada dalam situasi dimana sudah kehilangan chemistry antara pasangan, satu-satunya alasan Anda tinggal adalah karena Anda takut sendirian. Anda bahkan tidak ingin memikirkan apa yang akan terjadi nanti, dimana Anda harus mulai berkencan dan mencari pasangan baru lagi. Ini seperti memulai hubungan dari awal lagi, dan Anda tidak suka melakukannya. Tetap memilih menjalin hubungan hanya karena Anda tidak ingin sendirian bukanlah jenis hubungan yang baik untuk jangka panjang.

12. Penuh kepalsuan

Anda suka minum kopi, namun mengaku pada pasangan tidak menyukai kopi, hanya agar dianggap memiliki kesamaan dengan pasangan yang tidak minum kopi juga. Atau Anda berpura-pura menyukai kumpul bersama teman, padahal sejujurnya Anda lebih suka sendiri dirumah. Mungkin Anda berpikir bahwa Anda perlu mengesankan pasangan, lalu tinggal memikirkan bagaimana mengatasi semua kebohongan yang Anda ucapkan. Tapi sebuah hubungan tidak bertahan lama jika dibangun dari kebohongan.

 

Hal hal diatas adalah hal yang jauh lebih berbahaya daripada perselingkuhan. Jika Anda mendapati bahwa Anda bersalah melakukan salah satu atau semua hal diatas, namun Anda tetap meninginkan hubungan ini dapat terjalani sampai jenjang pernikahan dan menua bersama Dia, maka perbaikilah sifat Anda atau pasangan Anda, .

 


Terima kasih sudah membaca artikel

Memang Ada Hal Yang Lebih Buruk Dari Selingkuh ?

Semoga Bermanfaat

Leave a Reply